
Hendra Lembong Resmi Menjabat Presdir BCA
Hendra Lembong Resmi Menjabat Presdir BCA Dan Tentunya Telah Mengalami Perjalanan Profesional Hingga Mencapai Posisi Puncak. Saat ini Hendra Lembong resmi menjabat sebagai Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mulai 1 Juni 2025. Ia menggantikan Jahja Setiaatmadja yang kini beralih posisi sebagai Presiden Komisaris. Pengangkatan Hendra merupakan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang telah mendapatkan persetujuan dari otoritas terkait. Keputusan ini menandai tonggak baru dalam perjalanan manajemen BCA, sekaligus memperkuat struktur kepemimpinan di tubuh bank swasta terbesar di Indonesia tersebut.
Hendra Lembong bukanlah sosok baru dalam dunia perbankan. Ia memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di sektor ini, termasuk di berbagai posisi strategis. Sebelum di tunjuk sebagai Presiden Direktur, ia menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur BCA sejak 2022. Selain itu, ia juga pernah memimpin BCA Syariah sebagai Presiden Direktur pada periode 2016 hingga awal 2021. Pengalamannya yang luas dalam menangani berbagai unit usaha bank, baik konvensional maupun syariah, membuatnya di nilai layak memimpin BCA di tengah tantangan transformasi digital dan persaingan industri yang semakin ketat.
Sebagai Presiden Direktur, Hendra di harapkan melanjutkan dan memperkuat strategi transformasi digital yang telah di rintis pendahulunya. Fokus utamanya adalah meningkatkan efisiensi, inovasi layanan, serta memperkuat fondasi digital yang sudah di bangun BCA. Ia juga di kenal memiliki perhatian terhadap keberlanjutan, termasuk dalam mendukung program tanggung jawab sosial perusahaan. Di bawah kepemimpinannya, BCA di proyeksikan akan semakin adaptif terhadap perubahan perilaku nasabah dan perkembangan teknologi finansial.
Gregory Hendra Lembong Menapaki Jejak Karier Yang Panjang
Gregory Hendra Lembong Menapaki Jejak Karier Yang Panjang dan beragam sebelum akhirnya resmi menjabat sebagai Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mulai 1 Juni 2025. Ia di kenal sebagai profesional perbankan dengan pengalaman internasional selama lebih dari 30 tahun. Latar belakang pendidikannya juga kuat, dengan gelar sarjana teknik kimia dari University of Washington dan gelar magister sistem ekonomi teknik dari Stanford University. Dengan kombinasi pengetahuan teknis dan ekonomi, Hendra membangun fondasi yang kokoh untuk berkarier di dunia keuangan.
Perjalanan karier Hendra di mulai di Citibank pada tahun 1994. Ia mengisi berbagai posisi strategis di Asia dan Eropa selama hampir 15 tahun. Setelah itu, ia berkarier di Deutsche Bank London sebagai Global COO & Head of Business Development. Tak lama kemudian, ia bergabung dengan J.P. Morgan di Singapura sebagai Regional Head of Transaction Services untuk kawasan Asia Pasifik. Pengalaman ini memberinya wawasan mendalam tentang sistem keuangan global dan strategi operasional lintas negara.
Pada tahun 2013, Hendra kembali ke Indonesia dan bergabung dengan CIMB Niaga sebagai Chief of Transaction Banking. Ia kemudian di percaya memegang posisi CEO Group Transaction Banking di CIMB Group Malaysia dan juga menjabat sebagai Chief Fintech Officer. Pada 2019, ia di tunjuk menjadi Chief Transformation Officer CIMB Niaga, memimpin berbagai inisiatif perubahan dan strategi digital bank tersebut.
Pada tahun 2020, Hendra bergabung dengan BCA sebagai direktur. Dua tahun kemudian, ia di percaya menjadi Wakil Presiden Direktur dan bertanggung jawab atas bidang teknologi informasi strategis dan pengembangan operasi. Ia juga mengawasi unit usaha digital BCA dan anak perusahaannya. Jejak kariernya yang luas di bidang teknologi dan transformasi bisnis menjadikannya sosok yang tepat untuk memimpin BCA menghadapi tantangan di era perbankan digital.
BCA Memasuki Era Baru
Di tangan Gregory Hendra Lembong, BCA Memasuki Era Baru sebagai bank swasta terbesar di Indonesia yang semakin mengedepankan inovasi, digitalisasi, dan keberlanjutan. Sejak resmi menjabat sebagai Presiden Direktur pada 1 Juni 2025, Hendra membawa pendekatan kepemimpinan yang dinamis dan berpandangan ke depan. Dengan latar belakang yang kuat di bidang teknik dan ekonomi, serta pengalaman internasional selama lebih dari tiga dekade di sektor perbankan, ia hadir sebagai sosok yang tepat untuk membawa BCA tetap unggul di tengah kompetisi yang makin ketat.
Era baru di bawah kepemimpinan Hendra di tandai oleh akselerasi transformasi digital dalam seluruh lini bisnis BCA. Ia mendorong optimalisasi teknologi tidak hanya dalam layanan digital untuk nasabah, tetapi juga dalam pengelolaan operasional internal. Langkah ini menjadikan BCA semakin efisien, responsif, dan relevan bagi kebutuhan generasi muda yang menginginkan layanan cepat dan fleksibel. Dalam posisi sebelumnya sebagai Wakil Presiden Direktur, Hendra telah memimpin berbagai pengembangan platform digital dan aplikasi berbasis teknologi tinggi, yang kini di lanjutkan dan di perluas cakupannya saat ia menjadi pimpinan tertinggi.
Tak hanya fokus pada teknologi, Hendra juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam arah strategis bank. Ia membawa BCA untuk lebih aktif dalam program tanggung jawab sosial perusahaan, dukungan terhadap UMKM, serta praktik keuangan hijau yang ramah lingkungan. Di bawah kepemimpinannya, BCA tidak hanya mengejar pertumbuhan finansial, tetapi juga peran sosial yang lebih kuat dan dampak positif bagi masyarakat.
Dengan tim manajemen yang solid dan dukungan struktur organisasi yang adaptif, Hendra Lembong di harapkan mampu membawa BCA menuju masa depan perbankan yang lebih inklusif, modern, dan bertanggung jawab. Era baru BCA kini bergerak ke arah yang lebih progresif, menyatukan kekuatan tradisi dan inovasi dalam satu kepemimpinan yang kuat dan visioner.
Komitmennya Untuk Menjaga Inovasi Dan Mempertahankan Kepercayaan Nasabah
Gregory Hendra Lembong, yang kini menjabat sebagai Presiden Direktur BCA, menegaskan Komitmennya Untuk Menjaga Inovasi Dan Mempertahankan Kepercayaan Nasabah sebagai prioritas utama dalam kepemimpinannya. Ia memahami bahwa dua hal ini adalah fondasi utama yang telah membawa BCA menjadi bank swasta terbesar dan paling terpercaya di Indonesia. Oleh karena itu, dalam masa jabatannya yang di mulai pada 1 Juni 2025. Hendra bertekad untuk tidak hanya melanjutkan capaian positif pendahulunya. Tetapi juga mendorong bank ke arah yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Terutama dalam hal digitalisasi layanan dan kualitas pengalaman nasabah.
Hendra menyadari bahwa kepercayaan nasabah di bangun melalui konsistensi dalam pelayanan dan ketepatan dalam menjawab kebutuhan finansial masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga standar operasional yang tinggi, mulai dari keamanan transaksi digital. Transparansi informasi, hingga respons cepat terhadap keluhan atau masukan nasabah. Di tengah tantangan ekonomi global dan persaingan antarbank yang semakin ketat. Hendra berkomitmen menjaga citra BCA sebagai institusi yang aman dan andal, terutama dalam menjaga privasi dan data pribadi nasabah.
Dari sisi inovasi, Hendra menargetkan penguatan ekosistem digital BCA agar lebih seamless, efisien. Dan proaktif dalam memfasilitasi gaya hidup finansial modern. Ia mendukung penuh pengembangan teknologi baru, baik dalam layanan mobile banking, integrasi dengan fintech. Maupun pemanfaatan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi internal. Ia juga membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan digital dan startup untuk memperluas akses dan layanan BCA secara lebih inklusif.
Dengan pendekatan yang mengutamakan keberlanjutan, inklusi keuangan, dan orientasi pada kebutuhan nasabah. Hendra Lembong ingin memastikan bahwa BCA tidak hanya menjadi bank terbesar. Tetapi juga yang paling di percaya dan di cintai masyarakat. Inilah komitmen yang di pastikan oleh Hendra Lembong.