Site icon BeritaMedan24

Insulinoma Ancaman Tersembunyi Di Balik Hipoglikemia

Insulinoma

Insulinoma Ancaman Tersembunyi Di Balik Hipoglikemia

Insulinoma Adalah Tumor Langka Yang Berasal Dari Sel Beta Pankreas, Yaitu Sel Yang Berfungsi Memproduksi Hormon Insulin. Tumor ini menyebabkan produksi insulin berlebihan sehingga kadar gula darah (glukosa) dalam tubuh menurun drastis. Kondisi ini dikenal sebagai hipoglikemia, yang menjadi ciri utama insulinoma. Sebagian besar insulinoma bersifat jinak, namun dampaknya terhadap kesehatan dapat serius jika tidak ditangani dengan tepat.

Insulin berperan penting dalam mengatur kadar gula darah dengan membantu sel menyerap glukosa. Pada penderita insulinoma, tumor terus memproduksi insulin meskipun kadar gula darah sudah rendah. Akibatnya, tubuh kekurangan glukosa sebagai sumber energi utama, terutama bagi otak. Pada gejala insulinoma sering muncul saat penderita berpuasa, terlambat makan, atau setelah aktivitas fisik berat.

Gejala Insulinoma bervariasi, mulai dari yang ringan hingga berat. Gejala awal biasanya meliputi keringat berlebihan, gemetar, jantung berdebar, rasa lapar ekstrem, dan pusing. Jika hipoglikemia berlanjut, penderita dapat mengalami kebingungan, gangguan penglihatan, perubahan perilaku, kejang, bahkan kehilangan kesadaran. Karena gejalanya mirip dengan gangguan lain, insulinoma sering terlambat terdiagnosis.

Diagnosis insulinoma dilakukan melalui kombinasi pemeriksaan klinis, tes darah, dan pencitraan. Tes penting yang digunakan adalah pemeriksaan gula darah dan kadar insulin saat puasa, yang menunjukkan kadar insulin tetap tinggi meski gula darah rendah. Untuk menentukan lokasi tumor, dokter dapat menggunakan CT scan, MRI, atau endoscopic ultrasound.

Penanganan utama Insulinoma adalah operasi pengangkatan tumor, yang memiliki tingkat keberhasilan tinggi terutama jika tumor bersifat jinak dan terlokalisasi. Setelah operasi, sebagian besar pasien mengalami perbaikan signifikan dan kadar gula darah kembali normal. Pada kasus tertentu yang tidak memungkinkan operasi, terapi obat seperti diazoxide atau octreotide dapat digunakan untuk menekan produksi insulin. Secara keseluruhan, Kondisi ini merupakan penyakit langka namun berpotensi berbahaya jika tidak ditangani. Deteksi dini dan penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.

Gejala Insulinoma Yang Umum Di Bagi Berdasarkan Tingkat Keparahan

Gejala penyakit ini terutama di sebabkan oleh hipoglikemia (kadar gula darah yang terlalu rendah) akibat produksi insulin berlebihan. Kemudian Gejala ini bisa muncul secara bertahap dan sering kali terjadi saat puasa, terlambat makan, atau setelah aktivitas fisik. Berikut Gejala Insulinoma Yang Umum Di Bagi Berdasarkan Tingkat Keparahan:

Gejala Awal (Ringan)

Gejala ini muncul saat gula darah mulai menurun:

Kemudian Gejala Sedang

Gejala Berat

Ciri Khas Gejala Insulinoma

Karena gejalanya sering menyerupai gangguan lain seperti stres, epilepsi, atau gangguan saraf, insulinoma kerap terlambat terdiagnosis. Oleh sebab itu, jika seseorang sering mengalami gejala hipoglikemia berulang tanpa sebab jelas, sangat di anjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Gejala insulinoma berkaitan erat dengan penurunan gula darah dan dapat berkembang dari ringan hingga berat. Deteksi dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius dan menjaga fungsi otak serta kesehatan secara keseluruhan.

Penyebab Penyakit Ini

Penyebab Penyakit Ini berkaitan dengan tumbuhnya tumor pada sel beta pankreas, yaitu sel yang bertugas memproduksi hormon insulin. Tumor ini membuat pankreas menghasilkan insulin secara berlebihan dan tidak terkontrol, sehingga kadar gula darah turun drastis (hipoglikemia). Hingga saat ini, penyebab pasti terbentuknya insulinoma belum sepenuhnya di ketahui. Namun terdapat beberapa faktor yang di yakini berperan.

Penyebab Utama Insulinoma

Kondisi ini terjadi ketika sel beta pankreas mengalami pertumbuhan abnormal dan membentuk tumor. Tumor ini terus memproduksi insulin meskipun kadar gula darah sudah rendah. Sekitar 90% insulinoma bersifat jinak, namun tetap berbahaya karena efeknya terhadap keseimbangan gula darah.

Faktor Risiko yang Di duga Berperan

Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya insulinoma antara lain:

Hal yang Bukan Penyebab Insulinoma

Penting di ketahui bahwa insulinoma bukan di sebabkan oleh konsumsi gula berlebihan, stres, atau pola makan tidak sehat. Penyakit ini juga berbeda dengan diabetes dan tidak berkaitan langsung dengan resistensi insulin.

Pengobatan Insulinoma

Pengobatan Insulinoma bertujuan untuk menghentikan produksi insulin berlebihan, menormalkan kadar gula darah, serta mencegah komplikasi hipoglikemia. Pilihan terapi bergantung pada ukuran tumor, lokasi, sifat tumor (jinak atau ganas), serta kondisi kesehatan pasien secara umum.

Operasi (Terapi Utama)

Operasi pengangkatan tumor merupakan pengobatan utama dan paling efektif untuk insulinoma, terutama jika tumor bersifat jinak dan terlokalisasi. Tindakan bedah dapat berupa:

Tingkat keberhasilan operasi sangat tinggi, dengan sebagian besar pasien mengalami penyembuhan total dan kadar gula darah kembali normal setelah tindakan.

Terapi Obat

Jika operasi belum memungkinkan atau tidak dapat di lakukan, dokter dapat memberikan obat untuk mengontrol gejala hipoglikemia, antara lain:

Pengobatan Insulinoma Ganas

Pada kasus ini yang bersifat ganas atau sudah menyebar (metastasis), penanganan dapat meliputi:

Perubahan Pola Makan

Pasien insulinoma di anjurkan untuk:

Pengobatan penyakit ini paling efektif adalah operasi pengangkatan tumor. Jika operasi tidak memungkinkan, terapi obat dan penyesuaian pola makan dapat membantu mengendalikan gejala. Dengan penanganan yang tepat dan diagnosis dini, prognosis insulinoma umumnya baik dan pasien dapat kembali menjalani kehidupan normal Insulinoma.

Exit mobile version